Sabtu, 14 Agustus 2010

Super Weekday

  • Indonesian task about non-fiction novel and make the resume of the book
  • Physics task page 72
  • Do a sketch and do the task on the handbook
  • Prepare for a religion test
  • Biology test
Those are such a super list of my task for a week later. Since we got to stay at home for a week, I just do nothing. Sometimes I tried to study, but I studied just for a while, not as hard as my time with I watched tv or online. And I realized that I have been wasting my time to do nothing. And have to start to do something about that. I only have done the second point, while the holiday only about one more day. A week later will be super weekdays, and just remind me about a stop wasting time. Bismillah with my superpower I'll try to get all those things done. 

(please, correct my English. haha I'm welcoming your comment with the open heart=>baca: lapang dada)

Jumat, 13 Agustus 2010

we're nazination

Pagi itu ialah hari pertama masuk sekolah pada tahun ke -2 saya di smansasi, lalu saya melihat papan pengumuman untuk mengetahui saya berada di kelas mana, dan ternyata saya masuk kelas ipa 3, dan saat saya melihat daftar nama nya lebih detail, ternyata saya sekelas dengan satu nama yang entah saya harus seneng apa nggak(yah untuk teman-teman terdekat mungkin tau siapa orang yang dimaksud), tapi lama kelamaan saya terbiasa sekelas sama dia bahkan saya pernah sekelompok pada salah satu mata pelajaran. Dan chairmate saya yang super Mayanti Dwi Putriani (haha maaf ya may kalo gue nggak bisa ngimbangin lo). Lalu wali kelas kami yang juga tidak kalah supernya yaitu Ibu Azri, yang mengajarkan saya bahwa ternyata banyak aturan dalam berbahasa yang baik dan benar. Entah bangga atau apa maka kami pun menamai kelas kami dengan unsur-unsur nama wali kelas kami tersebut yaitu NAZI (anak-anak asuhan bu Azri).

Di kelas ini saya bergaul dengan teman-teman yang super, super homo, super bawel, super berisik, super aneh, super baik, super segala-galanya deh. Di kelas ini pun awal greentopia terbentuk, buat yang belum tau greentopia apa bisa liat di facebook group greentopia atau klik  disini (jahaha jadi promosi). Kalo untuk masalah seni yang memicu kreativitas sih kita emang jagonya, haha agak nyombong dikit, secara kita kan juara umum Gebyar Seni, tapi untuk olahragaaa........... hehe kita terlalu sering ngasih kesempatan kelas lain buat menang tuh.

Kita emang nggak sekompak Srimulat atau kita nggak sekuat kelas IS, tapi beneran deh kalian seru, temen yang bisa ngasih banyak penglaman, di tengah perbedaan kontras pecinta jejepangan sama yang biasa-biasa aja kita masih bisa seseruan bareng. Jujur saya kangen suasana ipa 3, suasana yang nggak atau mungkin belum kali yaa bisa didapetin di kelas saya sekarang (baca : XII.IA.5), kangen sama banyolan-banyolan anak cowok, kangen sama homonya aan dan bayu, kangen ngecengin risa yang koret, tentunya kangen sama super heboh nya chairmate saya, dan semuanya yang bikin saya betah di ipa 3. Thanks guys you're super friend for me, you made my day seems extra ordinary day.

Demam ABG Labil


Sebagai seorang remaja tentu pernah mengalami keadaan dimana kita merasa bimbang, ragu, atau goyah terhadap suatu keputusan. Belum lagi perasaan yang tiba-tiba berubah, misalnya perasaan bahagia yang tiba-tiba berubah menjadi perasaan sedih, ataupun perasaan sedih yang terkadang tidak diketahui penyebabnya. Keadaan semacam itu, secara tersirat mengartikan tentang labil. Labil sendiri yang merupakan antonim dari stabil memilki arti yaitu keadaan dimana belum adanya kemantapan dalam menjalankan sesuatu, sehingga timbulnya beberapa perubahan baik dalam pola pikir maupun prilaku suatu individu.   
Masa remaja adalah masa pencarian jati diri dan dalam proses tersebut tentu labil sering datang menghampiri Kita. Kita terus mencari yang terbaik serta rasa ingin tahu yang besar sehingga terjadi banyak perubahan dan perubahan demi perubahan itulah yang merupakan salah satu bentuk dari labil. Tidak ada angka pasti mengenai umur yang termasuk kategori labil, semuanya bergantung kepada perkembangan psikologis remaja tersebut, yang pasti ialah remaja yang dalam proses pancarian jati diri.  
Saya pun berpikir, lalu apa yang menyebabkan prilaku labil itu terjadi? Menurut salah satu situs internet yang Saya kunjungi mengatakan bahwa penyebab labil ialah faktor usia/kematangan mental. Jadi, kematangan mental yang dimaksudkan adalah kesiapan psikologis seseorang dalam menghadapi kehidupannya, apakah Ia akan memberontak atau diam meratapi atau bersikap tenang dengan penuh keyakinan.   
Karena labil merupakan suatu permasalahan tentu terdapat dampak negatif, diantaranya yaitu hidup tidak teratur, dan untuk dampak yang lebih besar yaitu melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Hidup tidak teratur maksudnya yaitu ia melakukan sesuatu ditentukan dengan bagaimana suasana hatinya tanpa memperhatikan tanggung jawabnya dan tidak teratur karena tidak adanya kepastian yang disebabkan oleh keragu-raguan. Sedangkan dampak besar yang menimbulkan perbuatan melanggar hukum seperti penggunaan obat-obatan terlarang karena rasa ingin tahu serta pelampiasan dari masalah yang dialami. 
Labil itu sebenarnya wajar dan normal, namun bagaimana orang menanggapinya berbeda-beda misalnya sampai seperti melakukan perbuatan melanggar hukum namun adapula labil yang hanya dalam hal sekadar mengikuti trend. Cobalah instropeksi diri masing – masing, belajar menjadi lebih tanggung jawab dan dewasa. Dewasa akan datang pada waktunya. Tua itu takdir, sedangkan dewasa adalah pilihan.  (nb : ini sebenarnya salah satu dari 10 karangan yang diminta bu azri sebagai tugas akhir kelas XI kemarin, karena menurut saya menarik saya posting deh )

Kamis, 12 Agustus 2010

Mendadak Eksis

Eksis, dalam kamus bahasa indonesia sih mungkin nggak ada arti jelasnya, tapi secara tersirat eksis berarti populer, ada dan dikenal dimana-mana. Kepopuleran tersebut ada yang diraih melalui usaha dan kerja keras dengan talenta masing-masing, namun ada pula yang tiba-tiba menjadi bahan pembicaraan semua orang dan dikenal dimana-mana. Untuk kasus kedua tersebut bisa juga disebut 'mendadak eksis'.

Suatu hari di kelas, saya dan teman-teman sedang mencatat pelajaran yang bersangkutan sambil mengobrol, lalu salah satu dari kami a.k.a paian membicarakan keong racun, hehh apaan itu? saya bener-bener nggak ngerti apa yang mereka obrolin, setelah dijelaskan ternyata keong racun ialah lagu remix dangdut yang sedang menjadi topik hangat karena dua remaja wanita (shinta - jojo) meng-upload video lip sync lagu tersebut dengan gaya yang super expresive. Mereka menjadi trending topic di twitter selama beberapa hari, lalu wara-wiri di beberapa acara televisi, bahkan acara berita yang berunsur jurnalistik kenegaraan pun menyiarkan liputan tentang mereka. Dan beberapa menit yang lalu saya melihat liputan berita mengenai "sate keong menjadi menu favorit buka puasa seiring dengan kepopuleran keong racun", apa hubungannya coba? emang dengan makan sate racun keong, bisa bikin eksis kaya shinta-jojo, yahh terserah dehh ahh, mereka sama-sama untung ini kan.

Sesuatu yang diraih dengan usaha dan kerja keras tentu akan bertahan lebih lama tentu nya dengan kualitas yang bagus pula, dibandingkan dengan yang diraih secara instan. yaa contohnya aja makanan, makanan instan memang enak tapi kandungan bahan pengawet atau mungkin zat kimia lainnya yang berisiko untuk kesehatan, sedangkan makanan yang dimasak sesuai prosedur kesehatan tentu kualitasnya pun lebih baik. Kembali ke shinta-jojo kasus mereka yang tiba-tiba booming dimana-mana tentu karena usaha mereka juga, usaha mereka yang berani upload video itu, yang kalo saya jadi mereka sih saya malu banget video seperti ditonton dan mungkin diketawain banyak orang, salut deh buat shinta-jojo. selamat ya you guys..

Selasa, 10 Agustus 2010

Konversi Hutan Alam Mengancam Habitat


Menjamurnya perkebunan, hotel, pemukiman penduduk, bahkan objek pariwisata di lahan hijau merupakan hasil dari konversi hutan yang berlebihan. Tentunya konversi hutan alam yang berlebihan tersebut mengakibatkan dampak-dampak buruk yang menghambat kelangsungan kehidupan setiap makhluk hidup di wilayah tersebut, salah satunya kehidupan hewan liar yang habitatnya telah beralih fungsi demi kepentingan pribadi manusia.
Di Kalimantan, satwa liar tidak dapat lagi menjelajahi habitatnya yang telah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Selanjutnya, Orang Utan sebagai salah satu jenis satwa yang dilindungi, dianggap musuh atau hama oleh para manager kebun kelapa sawit, serta penggunaan herbisida dan pestisida dapat mempengaruhi komposisi jenis satwa dan mencemari aliran air. Bahkan sering kita lihat di televisi kejadian hewan liar mengamuk atau berkeliaran di pemukiman penduduk. Misalnya, di Riau yang mengakibatkan matinya enam gajah di kebun kelapa sawit bekas hutan Mahato di perbatasan Riau-Sumatra Utara serta mengamuknya 17 gajah di Desa Balai Raja, Duri, Kabupaten Bengkalis pada 2009 lalu. Kemudian, harimau sumatra yang memangsa ternak milik penduduk desa di kawasan Sipirok, Tapanuli Selatan. Lalu, gajah yang mengamuk di Langkahan, Aceh menghancurkan beberapa rumah dan memporak porandakan perkebunan rakyat.

Yang sering dijadikan solusi hingga kini ialah penangkapan satwa yang tidak jarang berujung pada kematian satwa atau membawanya ke pusat rehabilitasi satwa, sementara di lain pihak konversi hutan terus berlanjut. Berdasarkan data WWF Indonesia, konversi lahan yang terjadi di hutan Balai Raja sejak tahun 1986 amat mencengangkan. Tutupan hutan yang menjadi habitat gajah dan harimau sumatera itu tinggal 260 hektar pada tahun 2005. Sedangkan, pada tahun 1986 ketika bersamaan ditetapkan sebagai suaka margasatwa, tutupan hutan Balai Raja masih sekitar 16.000 hektar. Rumah bagi kedua jenis satwa dilindungi itu pun menyusut drastis hingga dalam tujuh tahun terakhir, populasi gajah sumatera berkurang dari sekitar 700 ekor menjadi 350 ekor.

Sebenarnya tidak akan menjadi masalah apabila lokasi yang akan dikonversi telah mempertimbangkan dengan benar aspek keanekaragaman hayati kawasan hutannnya serta dampak pembangungan bagi kawasan lainnya. Namun, langkah yang dinilai paling tepat ialah mengurangi atau bahkan menghentikan laju konversi hutan alam untuk menekan potensi konflik antara manusia dengan satwa.

we are the phobers

Saya murid smansasi, dan pada tahun pertama saya disana X.8 adalah tempat saya belajar, saya absen 32 a.k.a absen terakhir di kelas. Chairmate saya awalnya bernama Nisrina Nur 'Aathif lalu berubah menjadi Adlia Nindya Ghassani di semester 2. Loh?? dia ganti nama akte? atau emang punya dua nama? eitss, dua nama tersebut merupakan orang yang berbeda dua - dua nya baik, dua - dua nya pengertian, dan dua - dua nya bisa diajak gila. hahaha.. how the lucky i am, di semester II saya terbebas dari teror absen 'bontot' karena ada pendatang baru namanya Tita Ramayani..

X.8 juga punya nama kelas loh, yaitu Xenophobe singkatan dari X(baca : ten) eight of phenomenal besigger, dan kami menyebut diri kami sebagai phobers.. yapp X.8 dulu memang kelas yang fenomenal, yahh terserah kalian deh mau ngartiin gimana, udah pada ngerti ini kan? yayayaya. Walaupun begitu saya senang berada dalam kehangatan X.8 karena saya punya sahabat sukun dan Maho Fams, makanan macam apa itu?? Eitss itu bukan nama makanan, sahabat sukun ialah sebutan untuk kita-kita yang setia menghuni pohon sukun depan X.8 yang sekarang menjadi kelas agama, lalu maho fams ialah yaitu kita-kita  yang sering ngumpul bareng yang sampai sekarang saya juga kurang tahu maksudnya apa, yang saya tahu kata-kata itu 'booming' saat kasus manohara sedang 'hot-hot' nya (mano = maho). dan saya nggak akan lupa sama kalian. Kita X.8 yang seneng banget kalo lagi liat anak-anak KBI olahraga, saya dan Irin yang seneng liatin 'kaka celana pendek' kalo lagi main bola, saya kangen sama jalur emas kita kalo lagi ulangan 'mami', kangen sama anak-anak jenius macem Afif dan Fairuz, dan nggak pernah nyangka kalo kipo dan anka jadian, kangen sama kata-kata 'you know who no ...', dan banyak lagi kenangan sedih atau suka bareng kalian yang nggak bisa disebut disini. i love you full, dan inget tag line kita pas masa-masa mos "keep spirit, keep happy and fantastic :) "


10 Agustus 2010

hallo-hallo ini postingan pertama gue, gue bingung mau nulis apaan.. Hemmm oke gimana kalo gue cerita tentang hari ini aja, gak penting sih, gapapa deh boleh yaa.
entah kenapa akhir-akhir ini gue semangat banget berangkat sekolah,bahkan gue berangkat lebih awal dari biasanya. okee tadi pagi gue bangun jam 4.20, bahhh jarang banget gue bangun jam segini, dan jam 5.30 gue udah siap tinggal nunggu sarapan aja. disaat orang-orang mungkin agak males ke sekolah hari ini  dikarenakan besok adalah 1 ramadhan dan di sekolah diadain tabligh akbar yang sudah pasti belajar juga ngga efektif. Tapi ngga buat gue, gue justru semangat, semangat buat ketemu temen-temen, semangat pengen belajar bareng ia 5, semangat buat ketawa-ketawa sama siapapun yang bisa bikin gue ketawa, semangat buat ngegosip, dll deh.
oke di sekolah sudah menunjukan pukul 7.20, tumben-tumbenan guru yang selalu dateng on time ke kelas jam segitu belom ada juga, kita pikir dia gak bakalan masuk, ehh yang dinanti datang juga sekitar 7.30. Pelajaran itu pun berlangsung dengan celetukan-celetukan sensitif nan mengiris hati (lebay), yahh kita sih maklum kalo guru itu yang ngomong kayak gitu, udah biasa sih..
bel penanda jam pelajaran ke 1-2 selesai pun berbunyi, kami pun segera moving ke kelas berikutnya. dari desas - desus anak-anak katanya guru yang bersangkutan tidak hadir, gue dan beberapa ia 5 lainnya pun singgah di perpus sembari nunggu tabligh akbar mulai.. yahh macem-macem deh ada yang belajar, liat-liat buku, main laptop, sampe gossip. kalo gue sih awalnya belajar liat-liat soal ujian ptn gitu, yahh namanya juga cewek obrolan pun berujung pada curhat (baca: gossip). okee gue ngegossip bareng devi riana (temen gue di ia 7) dan tahukah Anda?? jeng jeng jeng ternyata apa gue ceritain sama kayak yang dia rasain. Bahhh obrolan pun jadi panjang sampe bikin kita lapar, lalu kita ke kantin dengan meninggalkan tas tetap di perpustakaan. makan makan makan, minum minum minum, kenyang kenyang kenyang, kita pun kembali ke perpus untuk mengambil tas lalu ke masjid karena tabligh akbar segera akan dimulai. abis dari situ gue sama devi mencar dia sama temen-temen srimulatnya, gue?? sama siapa aja deh jadi. tuk tuk tuk gue dan teman-teman pun sampe juga di masjid, beuhh berasa perpus-masjid jauh aja.haha. oke gue ketemu banyak temen-temen disana dan gue memutuskan untuk gabung sama temen-temen NAZI (XI IA 3). Kita sudah siap dengan perbekalan masing-masing, ini mau tabligh akbar udah kayak orang mau piknik, yahh anak muda jaman sekarang, tapi sedikit-sedikit kita denger kok ceramahnya apaan. hahaha.. sekitar dua jam kali yaa kita disana, setelah itu kita saling minal aidin nan gitu, yahh minta maaf aja biar puasanya berkah, amin.
ngantuk, capek(padahal gak ngapa-ngapain), pengen pulang deh pokoknya, ehh malah gak boleh pulang sama yang jaga gerbang, akhirnya kita luntang-lantung gak jelas dehh.. dan lo tau gak sihh??? ternyata entah dari jam berapa tau udah dibolehin pulang, gue dan teman-teman pun memutuskan pulang ke rumah masing-masing saat itu juga. dengan diiringi lagu "bertahan satu ciiiiiiiinnnnnnaaaaa, bertahan satu Ce-I- eN-eN-A" (gue dan dilla doang sih yang nayanyi itu) => lirik mas cina.. Dahhhhh kami pun berpisah di parkiran.. 
Sampe rumah gue bersyukur karena di rumah gak mati lampu, padahal di sekolah mati lampu, yaaa emang beda wilayah sih tapi kan bisa aja kalo daerah rumah gue mati lampu, iya gak? iya aja dehh.. Dirumah pun gue ol-makan-ol-makan (berhubung di rumah lagi banyak makanan, gue jadi makan mulu) dan gue memutuskan untuk membuat blog ini..
yahhh mungkin kalian nyesel udah buka dan baca ini, karena isinya gak penting dan sangat random, anyway maaf lahir batin yaa semuanya atas segala kesalahan gue semoga segala amal ibadah kita penuh berkah.. Happy Fasting :)